DLH-BENGKALIS, Kepala
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis mengimbau
masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan menyusul hasil pemantauan yang
menunjukkan bahwa kualitas udara berada pada kategori tidak sehat, terutama
berdasarkan parameter Particulate Matter (PM)2,5, Senin 24 Agustus 2026.
Agus Susanto, menyampaikan bahwa
untuk kondisi tersebut diketahui berdasarkan hasil pemantauan dari sejumlah
sumber data, termasuk Stasiun Pemantauan Kualitas Udara Ambient
(SPKUA) Bengkalis serta
hasil pemantauan kualitas udara dan parameter terkait lainnya.
“Dari tiga sumber pemantauan yang
kita gunakan tersebut, termasuk dari stasiun pemantauan yang ada di DLH, hasilnya menunjukkan kondisi udara
saat ini memang tidak sehat, terutama pada parameter PM2,5,” ujar Agus Susanto.
Menurutnya,
peningkatan konsentrasi PM2,5 perlu menjadi perhatian masyarakat. Karena itu,
masyarakat diimbau untuk tidak terlalu lama melakukan aktivitas di luar ruangan
selama kualitas udara masih berada dalam kondisi tidak sehat.
“Kami
mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas terlalu lama di luar. Kalau
memang harus beraktivitas di luar, sebaiknya menggunakan masker sebagai upaya
perlindungan,”ujarnya.
Selain
membatasi aktivitas di luar ruangan, Agus meminta agar masyarakat tidak
melakukan kegiatan yang berpotensi memperburuk kondisi kualitas udara,
khususnya pembakaran lahan ataupun perkebunan secara terbuka.