24 Okt 2025 Admin

Warga Bengkalis Kini Bisa Bayar Biaya Pembuatan dan Perpanjangan SIM dengan Tabungan Sampah di Bank Sampah

Warga Bengkalis Kini Bisa Bayar Biaya Pembuatan dan Perpanjangan SIM dengan Tabungan Sampah di Bank Sampah

DLH-BENGKALIS, Inovasi ramah lingkungan kembali hadir di Kabupaten Bengkalis. Melalui program “Memanfaatkan Tabungan Sampah di Bank Sampah untuk Membayar Biaya Administrasi Pembuatan atau Perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM)”, masyarakat kini dapat menukar hasil tabungan sampahnya menjadi nilai ekonomis yang berguna untuk kebutuhan administrasi resmi.

Program ini digagas sebagai hasil kerja sama antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis, dalam rangka mendorong budaya pengelolaan sampah berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, Bapak Basuki Rakhmad, AP., M.Si, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah konkret untuk mengubah paradigma masyarakat dalam memandang sampah.

“Sampah bukan lagi sesuatu yang tidak bernilai. Melalui bank sampah, masyarakat bisa menabung hasil pilahan sampah dan memanfaatkannya untuk berbagai keperluan, termasuk pembayaran administrasi pembuatan atau perpanjangan SIM,” ujar Basuki.

Menurut Basuki, program ini juga menjadi bentuk sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam mendukung ekonomi sirkular (circular economy) serta mengurangi timbulan sampah di lingkungan masyarakat.

Melalui mekanisme ini, masyarakat cukup menabung sampah yang telah dipilah — seperti plastik, kertas, logam, dan botol bekas — ke bank sampah yang terdaftar di bawah koordinasi DLH Bengkalis. Nilai tabungan kemudian dapat dikonversi menjadi saldo yang dapat digunakan untuk membayar biaya administrasi pembuatan atau perpanjangan SIM di Satlantas Polres Bengkalis.

Kasat Lantas Polres Bengkalis juga menyambut baik kolaborasi tersebut. Program ini, katanya, menjadi bentuk nyata dukungan Polres Bengkalis terhadap gerakan Bengkalis Hijau dan Bersih, serta menjadi contoh bagaimana inovasi lingkungan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Dengan adanya program ini, DLH Bengkalis berharap semakin banyak warga yang sadar pentingnya memilah sampah sejak dari rumah dan memanfaatkan bank sampah sebagai sarana pengelolaan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami ingin masyarakat bukan hanya peduli lingkungan, tapi juga mendapatkan manfaat nyata dari setiap tindakan kecil yang dilakukan. Dengan menabung sampah, warga bukan hanya membantu bumi, tapi juga membantu dirinya sendiri,” tutup Basuki.

Bagikan:

newspaper Berita Lainnya