— Admin DLH

DLH Kabupaten Bengkalis Laksanakan Rapat Monev Action Plan Isu Strategis WS Siak Bersama BWS Provinsi Riau

DLH Kabupaten Bengkalis Laksanakan Rapat Monev Action Plan Isu Strategis WS Siak Bersama BWS Provinsi Riau

DLH - Bengkalis,  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis melaksanakan rapat monitoring dan evaluasi (monev) terhadap action plan isu strategis Wilayah Sungai (WS) Siak bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Riau. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis.


Rapat dipimpin oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkalis, Bapak Agus Susanto, ST., M.Si bersama Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kab. Bengkalis Ibu Marngatin, SKM., MKM. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tim Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Riau yang dipimpin oleh Bapak Ibrahim beserta jajaran, serta Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Bengkalis.


Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan rencana aksi (action plan) terkait isu-isu strategis di wilayah Sungai Siak, sekaligus memperkuat koordinasi antar instansi dalam pengelolaan daerah aliran sungai secara terpadu dan berkelanjutan.



Dari hasil rapat, diperoleh beberapa kesepakatan sebagai berikut:

  1. Surat Keputusan (SK) dari Pemerintah Provinsi Riau akan dijadikan sebagai pedoman atau dasar acuan bagi pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaan kebijakan pengelolaan Wilayah Sungai Siak.
  2. Dinas Lingkungan Hidup kabupaten/kota akan melakukan koordinasi dengan Bappeda dan PUPR terkait pembentukan Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Siak atau ForDAS di Kabupaten Bengkalis. Sebagai bukti dukung, hal ini akan segera dikoordinasikan dengan Bappeda dan PUPR Kabupaten Bengkalis.
  3. Peningkatan kapasitas pemerintah daerah dan masyarakat dalam pengelolaan risiko banjir dan erosi akan didukung melalui dokumen yang tersedia pada Bidang PSLB3 serta hasil kunjungan lapangan oleh Kepala Bidang bersama tim ke Parit Sigaga, Jalan Kelapapati Laut.
  4. Pelibatan masyarakat dalam pemantauan dan pelestarian bantaran sungai dinyatakan telah berjalan dengan baik dan memenuhi bukti dukung.
  5. Sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian sungai serta pengurangan aktivitas yang memicu sedimentasi didukung melalui dokumen Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD), Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), serta program terkait pengelolaan persampahan.



Melalui rapat ini, diharapkan sinergi antara DLH Kabupaten Bengkalis dan BWS Provinsi Riau semakin meningkat dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah Sungai Siak. Hasil rapat ini juga diharapkan menjadi dasar penguatan implementasi kebijakan pengelolaan DAS yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Bengkalis (Jum’at, 24/04/2026).

Bagikan:

newspaper Berita Lainnya